Posts Tagged ‘selamat’

Siapa yang tak kenal tokoh cerita Abunawas?  Pandai, bijak, luwes dan banyak akalnya. Keluwesan perangainya menyampaikan banyak akal bisa menyelamatkan dirinya dari jebakan lawan.

Apakah ada orang yang paling bijak di dunia ini? Jawabannya tidak ada. Sikap bijak itu datang dan tumbuh kalau kita mau mendengarkan nasihat-nasihat bijak yang Ilahi. Sekalipun nasihat itu datang dari seseorang yang kita tidak tahu – apakah dia bijak atau tidak, namun Tuhan yang akan membimbing kita ke arah yang pas, aman dan bijak.

Semakin kita sering membaca buku-buku berkonten Ilahi – baik itu kisah yang penuh inspirasi, motivasi dan hikmah, semakin kita akan terasah dengan sikap yang bijak. Dekatkanlah diri kita dengan Tuhan supaya mendapatkan hikmahNYA.

Jangan kamu percaya sama orang yang mengaku-ngaku dirinya bijak.  Carilah dan biarkan diri kita sendiri  mengalami  indahnya mengenal sikap bijak untuk kehidupan yang datang dari Tuhan. Kembalilah ke Tuhan – tanyakan segala sesuatu kepadanya, mintalah petunjukNYA.**

Advertisements

Selamat Idul Adha

Posted: November 17, 2010 in Greetings
Tags: , , , ,

Jangan lupa kalau kita semua adalah satu dan sama,  saling memiliki supaya damai.

Jaman udah makin gila, persaingan udah makin ketat, sering banget kita ngucapin,”Duh, dunia sempit yah.” Kalau kita bertemu orang yang baru kita kenal tapi secara silsilah nyambung dengan sebagai temannya teman sendiri. Apalagi duinia fesbuk makin aja mempersempit sekaligus memperluas ajang gaul.

Era social networking jaman gini neh, perlukah kita mempermasalahkan perbedaan suku, rasa tau bangsa? Masihkah kita lebih tertarik sama perbedaan satu sama lain daripada fokus dengan kebutuhan yang sama?

Mau orang Batak, Jawa, Toraja, Bali, Dayak, Papua, Kupang, yang posturnya jangkung, pendek, langsing, gemuk, rambutnya keriting, lurus, dicat rambut atau alami, kulitnya putih bersih, kuning langsat, sawo matang, hitam legam ….semua butuh hidup damai, rukun, aman, tentram, penuh kasih sayang, saling peduli dan sebagainya ‘kan?

Medan yang sedang hangat dengan kabar teroris, tetep juga takut, kuatir, gak nyaman, gak damai – persis sama seperti kota Solo beberapa waktu lalu. Secara karakter antara orang Batak dan Solo sangat jauh berbeda tapi rasa kuatir, takutnya tetap sama, butuh aman, tentram dan damainya juga sama.

Ingat kita semua sama – anak cucunya Adam dan Hawa yang diciptakanNYA.

Dalam hidup ini banyak pilihan. Namun kadangkala kita dipaksa untuk memilih, antara jalan yang lurus –yang baik-baik saja- atau jalan menyimpang yang menyalahi aturan atau lekas sampai. Mana yang akan kamu pilih kalau dihadapkan pada pilihan jalan seperti itu?

 “tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan…”

Daripada memilih jalan berkelok-kelok yang biasanya penuh resiko, meski awalnya godaan itu terlihat menyenangkan, sebaiknya kita memutuskan mengambil jalan lurus dalam hidup ini.

Sesuai maknanya, jalan lurus itu adalah jalan yang paling pendek jarak tempuhnya, sehingga perjalanan lebih cepat, lebih mudah, lebih ringan dibanding dengan jalan yang memutar dan lebih aman dibanding jalan yang berbelok-belok yang bisa jadi malah tersesat. Itulah kehidupan dari orang-orang yang selalu berada dalam jalan yang lurus. Hidupnya selalu lebih mudah, lebih ringan dan selalu berada pada jalur yang benar.

Jadi, bagaimana, masih mau mencoba memilih jalan yang berputar-putar? Jalan lurus aja!