Posts Tagged ‘Queensland flood’

Mengikuti perkembangan secara detil terkait soal bencana banjir yang menerjang Queensland sangat menarik. Banyak kisah pilu tentunya, tetapi kisah yang menggugah jiwa justru menjadi obor semangat hidup. Bisa membantu cara pandang bagi yang merasa hidup dalam kesempitan, kegelapan dan tak ada harapan.

Tapi inti yang paling menarik yang ingin dibahas adalah soal bantuan dana donasi yang sudah melebihi 1oo juta dollar dari link di bawah ini.

http://www.couriermail.com.au/news/queensland/premiers-flood-relief-appeal-reaches-the-100-million-mark/story-e6freoof-1225990899986

Ada pihak yang ragu, bahkan menanyakan bagaimana mengelola dana tersebut dan kemana dana itu akan dialirkan. Ini adalah pelajaran yang sangat menarik bagi kita semua.  Bagaimana sikap hati kita saat memberi?

Ada nasihat bijak bilang “Berilah dengan sukacita dan ikhlas.”

Begitulah nasihatnya  – tidak menyarankan kita mencari tahu bagaimana status itu dana atau kemana itu dana mau dialirkan. Kalau kita ragu dan tidak ada kepercayaan, sebaiknya jangan memberi. Jangan sampai sudah susah-susah memberi, tetap saja tidak mendapatkan hikmah dan berkah karena masih ada rasa curiga. Kalau ikhlas dan sukacita, tidak perlu pakai embel-embel. Berilah dengan sukacita dan ikhlas. TITIK.

Serahkan pemberian kita kepada Tuhan Yang Maha Mengetahui, Yang Mengendalikan dunia beserta isinya. Ubah motivasi diri kita dalam cara memberi. Memberi karena sadar kalau Tuhan sudah memberikan kemampuan yang berlebih. Memberi karena sadar kalau kita harus mengalirkan bantuan yang datang dariNYA. **

Bencana banjir yang menerjang provinsi Queensland sudah memasuki 21 hari (Kamis-13/01). Wilayah yang terdampak banjir luasnya melebihi luasnya dua negara, yaitu Jerman dan Prancis disatukan. Bencana inipun diistilahkan sebagai tsunami daratan karena dahsyatnya gelombang air bukan berasal dari laut.

Bersamaan dengan bencana banjir Queensland, bencana tanah longsor juga menerjang Brasil. Sedikitnya 237 korban jiwa akibat tanah longsor di dekat Rio de Janeiro.

Kondisi para korban tentu saja membuat pilu setiap orang yang mempunyai hati nurani. Bencana seringkali membuat orang menjadi kacau atau stress bahkan hingga depresi. Tapi tidak sedikit juga, bencana membuat orang berubah.

Penderitaan panjang yang mengenaskan seringkali melahirkan kesabaran, tawakal dan hikmah besar yang luar biasa bagi orang-orang yang berakal budi dan punya hati nurani. Jadilah bagian dari orang-orang tersebut. Menghadapi cobaan dengan penuh harapan, bersuka cita saat berharap, bersabar dalam penantian dan berserah diri dengan segenap hati dalam setiap permohonan doa.

BManusia memang berakal tapi terbatas. Banyak hal yang berada di luar jangkauan kemampuan manusia. Hanya Tuhan yang bisa merehabilitasi dengan sempurna. Mintalah kepadaNYA.***