Posts Tagged ‘positif’

Kesuksesan seorang pemimpin sering ditentukan oleh siapa yang ada di dekatnya. Baik itu suami/isteri, orangtua, ataupun sahabat-sahabat dekat yang menjadi kepercayaan dan berada di lingkaran dalam (inner circle)-nya. Karena ‘bisnis’ seorang pemimpin adalah membuat keputusan dari hari ke hari, maka pemimpin yang baik tak bisa bekerja sendiri. Ia memerlukan banyak nasihat dan masukan orang lain. Semakin positif dan berkualitas nasihat yang diberikan, maka semakin bermutu juga keputusan dan karakter kepemimpinannya.

Seorang bijak bilang:

”… Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak.”

 Sudah banyak kita dengar, orang-orang besar jatuh karena nasihat orang dekatnya. Seorang pemimpin besar harus lengser gara-gara terlalu memenuhi hasrat isteri dan anak-anaknya. Ada juga presiden jatuh karena mendengar bisikan tukang pijitnya. Sebaliknya, ada pula pemimpin yang langgeng berkuasa karena punya orang-orang pilihan dari berbagai bidang.

Jadi, siapakah penasihatmu dalam mengambil keputusan. Apakah ia bisa dipercaya, atau justru membawamu ke pikiran yang negatif?

Cinta kasih itu menghanyutkan kita dengan harapan.

Suka banget neh aku sama quote yang satu ini. Memang bener, sejak punya cinta kasih yang dilimpahkanNYA melalui teman-teman, sahabat, kerabat, keluarga bahkan orang yang tak pernah aku kenal sebelumnya pun, harapan hidupku semakin menguat dan positif.

Aku baru nyadar juga kalo cinta kasih itu bukan cuman datang dari kekasih, keluarga atau orang terdekat, tapi bisa juga dari orang yang belum kita kenal sebelumnya.

Kalau kita menebarkan benih kebaikan, niscaya yang kita petik juga kebaikan. Pada saat kita memberi pertolongan cuman sekedar menunjukkan jalan misalnya, orang yang tersesat itu jadi punya harapan karena kita bisa mengasihinya.

Pada waktu kita sedang dirundung duka, orang-orang yang mengasihi kita biasanya mencoba menghibur dan melapangkan hati dan pikiran, bukan? Itu karena mereka punya cinta kasih. Apa yang mereka lakukan itu pada akhirnya bisa memberikan harapan baru yang lebih baik buat diri kita sendiri, bukan?