Posts Tagged ‘harapan’

Siapa sih yang gak punya keinginan? Setiap orang pasti punya keinginan, bahkan banyak pula keinginannya. Nah, apakah sikap seperti ini salah atau benar?

Terlepas dari salah atau benar, bisa tercapai atau tidak, ada baiknya kita berpegang pada H2I (Hikmah Hari Ini) yaitu:

Keinginan orang benar mendatangkan bahagia semata-mata, sedangkan harapan orang sesat mendatangkan murka.

So, apapun keinginan kita, sebaiknya kita teliti dan periksa sendiri.

Benar di sini bukan berarti karena ‘aku benar koq mau punya mobil, bukan main-main’ bukan seperti itu. Tapi benar di sini maksudnya punya sikap bersih, tulus, mengikuti perintah,  jalan dan kehendak Tuhan.

Atau contoh lain misalnya, kalau kita punya keinginan memberi supaya dipuji orang, keinginan mengganti HP karena biar lebih keren daripada orang lain, keinginan beli mobil dengan cara manipulasi, keinginan dapat nilai 100 dengan cara menyontek dll. Nah, keinginan seperti ini yang bisa menyesatkan dan menjadi murka.

Cepat atau lambat kita sendiri yang akan menanggung akibatnya.**

Cinta kasih itu menghanyutkan kita dengan harapan.

Suka banget neh aku sama quote yang satu ini. Memang bener, sejak punya cinta kasih yang dilimpahkanNYA melalui teman-teman, sahabat, kerabat, keluarga bahkan orang yang tak pernah aku kenal sebelumnya pun, harapan hidupku semakin menguat dan positif.

Aku baru nyadar juga kalo cinta kasih itu bukan cuman datang dari kekasih, keluarga atau orang terdekat, tapi bisa juga dari orang yang belum kita kenal sebelumnya.

Kalau kita menebarkan benih kebaikan, niscaya yang kita petik juga kebaikan. Pada saat kita memberi pertolongan cuman sekedar menunjukkan jalan misalnya, orang yang tersesat itu jadi punya harapan karena kita bisa mengasihinya.

Pada waktu kita sedang dirundung duka, orang-orang yang mengasihi kita biasanya mencoba menghibur dan melapangkan hati dan pikiran, bukan? Itu karena mereka punya cinta kasih. Apa yang mereka lakukan itu pada akhirnya bisa memberikan harapan baru yang lebih baik buat diri kita sendiri, bukan?

Pas ngemaafin, masa lalu tetep sama – tapi justru masa depan yang beda.

Cekcok dalam hubungan keluarga, teman dan pekerjaan itu pasti ada. Pemicunya sepele, biasanya hanya karena salah pengertian. Seringkali hal-hal sepele bikin kita bete sampai berhari-hari atau bisa jadi lebih lama lagi. Waktu mikir-mikir kenapa sih kudu bete-betean? KLIK, nyadar! Aku sudah buang banyak waktu percuma!

Gara-gara menunda-nunda minta maaf, respon mereka sama aku jadi jelek. Banyak yang aku harapkan untuk bisa begini dan begitu, gara-gara menunda maaf, semua jalan pun jadi buntu. Di sini lah awalnya aku belajar, aku gak bisa hidup sendiri, sepandai-pandainya tupai melompat pasti ada kalanya jatuh suatu hari.

Dalam banyak situasi, aku harus fleksibel, aku harus lebih mengutamakan minta maaf. Hasilnya? Gak sia-sia. Hidupku jadi banyak berubah. Banyak orang yang semakin mengasihi aku, mereka memberikan banyak jalan untuk masa depanku. Cuman satu saja penyesalannya, kenapa gak dari dulu, aku kenal kata maaf, mungkin akan lebih baik lagi! Tapi …never too late-lah.

GILA!! Berani gila hidup!

Posted: August 23, 2010 in TOP Quote
Tags: , , , , ,

Bener tuh yang dibilangin Robert Cody, semua orang bakal mati, yang penting tuh kudu berani hidup!

 Memang tantangan hidup makin menjadi-jadi aja tapi harapan dan keajaiban juga gak kalah gilanya. Harapan tuh tetep ada!!

 Jangan mau yach kemakan ma  kata-kata racun cun yang bisa nyuci otak, berani mati adalah salah besar, palagi kalo kita blom sempet berkarya, memberi yang terbaik.

Yang bener tuh “HARUS BRANI HIDUP, dunk!

Bentengi deee hidup kita ama iman biar gak mudah goyah, terprovokasi, terjebak, tergiur yang gak-gak. Waspada ama yang namanya dalih atas nama agama padahal buat kepentingan satu golongan aja. Jangan mau dikadalin!

Gak usah gentar ngadepin hidup, naik turun, muterr, warna warni itu mah biasa, ‘kan ada Tuhan yang monitorin!