Hadiah maaf buatku

Posted: September 23, 2010 in TOP Quote
Tags: , , , , , , , , ,

Maaf itu bukan hadiah buat orang lain, ini benar-benar untuk diri kita sendiri.

Suatu hari seorang guru mengatakan kepada seluruh anak didiknya untuk membawa tas plastik yang tembus pandang dan sekarung kecil kentang mentah  ke sekolah. Setiap murid yang punya pengalaman hidup menolak meminta maaf atau memaafkan, mereka harus memilih dan mengambil sebuah kentang dengan ditulisi nama dan tanggal dan dimasukan ke dalam tas platik yang trasnparan itu. Beberapa tas plastik mereka ada yang cukup berat karena banyaknya pengalaman dan kentang yang harus diambil.

Mereka kemudian diminta membawa tas plastik berisi kentang mentah itu membawanya kemana pun mereka pergi selama seminggu, ditaruh disamping tempat tidur pada malam hari, di mobil saat bepergian, di atas meja belajar … pokoknya di manapun, kemana pun.

Ribetnya membawa tas kentang  ke mana-mana membuat mereka jadi berpikir jernih bahwa itulah beratnya beban yang harus dibawa-bawa secara spiritual, dan bagaimana mereka harus memberikan perhatian setiap saat supaya tidak lupa dan selalu di bawa ke mana-mana.

Secara alami, kondisi kentang pun semakin membusuk menimbulkan bau yang kurang sedap. Ini adalah sebuah metafor beratnya beban yang harus ditanggung bagi kesusahan dan sikap negatif diri kita sendiri! Sayangnya, sering kita berpikir kalau maaf itu hadiah buat orang lain, padahal sebetulnya buat diri kita sendiri!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s