Pengalaman dan keledai

Posted: September 20, 2010 in Inspire Me
Tags: , , , , ,

Pengalaman adalah guru yang baik.

Itulah ungkapan atau pepatah yang sering kita dengar. Memang, setiap mengalami peristiwa dalam hidup di dunia ini, seharusnya kita mengambil hikmah, untuk diambil baiknya dalam kehidupan yang akan datang. Baik itu dari pengalaman diri sendiri, maupun yang terambil dari pengalaman atau kisah hidup orang lain, untuk kita tiru yang baik, dan buang yang buruk, sehingga kesalahan serupa tak terjadi pada diri kita.

Mereka yang gagal belajar dari pengalamannya, dianggap seperti keledai, sehingga muncul istilah, “hanya keledai yang terperosok dua kali pada lubang yang sama”.  Karena itu, hendaklah kita memanfaatkan pengalaman yang terjadi, untuk membuat hidup kita di masa datang menjadi lebih baik.

“Berapa lama lagi, hai orang yang tak berpengalaman, kamu masih cinta kepada keadaanmu itu…”

Seorang cucu bertanya kepada neneknya? “Apa benar, keledai tak terperosok di lubang yang sama dua kali?” tanya cucu.

“Itu hanya peribahasa!” jawab Nenek. “Artinya, binatang yang paling dungu pun tak mengulangi kesalahan yang sama! Tapi sesungguhnya, keledai hewan paling bandel! Ditarik ke depan dia mundur, didorong ke belakang justru maju!”

Nenek menjelaskan, peribahasa itu punya maksud, agar manusia yang punya akal sehat tak bersikap dan bertindak lebih dungu dan lebih bandel dari keledai! Belajarlah dari pengalaman, guru paling bijaksana!” tegas nenek.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s