Menjaga amarah

Posted: September 15, 2010 in Motivation
Tags: , , , , , , ,

Mari belajar mengendalikan diri karena kunci sukses menguasai dunia adalah dengan menguasai emosi

Musuh paling utama kita adalah diri kita sendiri. Setuju, nggak?

Ini jugalah masalah yang sehari-hari saya alami. Hidup di kota besar, dengan segudang permasalahannya –mulai kemacetan lalu-lintas, ribetnya pekerjaan, konflik rumahtangga, dan lain-lain- membuat kemampuan menahan amarah dari bangun tidur hingga tidur malam, menjadi sebuah tantangan besar.

Baru keluar rumah saja, rasanya sudah kepengen berteriak kepada pengendara motor lain yang memotong jalan di tengah kemacetan. Atau kepada sopir metro mini atau angkot yang ngetem menunggu penumpang di tengah jalan sehingga membuat ruas jalan makin sempit. Tapi, seharusnya, memang tidak baik jadi orang yang gampang emosi menjadi gampang mendidih, dilengkapi sumpah serapah menyebut isi kebun binatang. Tidak apik itu, bagi kesehatan jiwa sendiri dan pandangan orang lain.

Ada teladan menarik dari, Dwight D. Eisenhower, Komandan Tertinggi Pasukan Sekutu, yang pada ada 1944 menjadi orang paling berkuasa di atas bumi. Di bawah otoritas Jenderal dengan sapaan “Ike” itu, pasukan amfibi terbesar yang pernah ada dipersiapkan untuk membebaskan benua Eropa yang dicengkeram oleh Nazi.   

Namun, banyak orang yang tidak tahu  kalau Ike punya pengalaman buruk di masa kecilnya. Ia sering berkelahi di sekolah. Syukurlah ia mempunyai seorang ibu yang penuh kasih dan mengajarinya hal yang baik setiap kali kemarahan Ike meledak-ledak, Sang ibu kerap menasehatinya, “Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.” Bertahun-tahun kemudian, Eisenhower menulis, “Aku selalu mengingat kembali percakapan itu sebagai salah satu peristiwa yang paling berharga di dalam hidupku.” Dengan belajar mengendalikan kemarahannya, Eisenhower dapat bekerja sama secara efektif dengan orang lain.

Jadi, ayuk dong, belajar mengendalikan amarah, biar bisa jadi orang yang bisa me-manage diri sendiri dan syukur-syukur dipercaya memimpin banyak orang karena kemampuan emosi kita bisa diandalkan.

Advertisements
Comments
  1. jojoraharjo says:

    sepakat.. semakin kita jarang marah, semakin awet muda..

  2. gilahidup says:

    yeaaahhhh ….palagi krim awet muda harganya selangittt. Kalo marah2 ntar dikirain gila he he ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s